Selasa, Februari 25, 2020

Gaji Kecil? Ini Nih Tips Hidup Berkecukupan dengan Anggaran yang Kecil

 Anda sering pusing karena gaji yang kecil?

Sumber ilustrasi: idntimes.com

Jangan bersedih! Anda bisa hidup berkecukupan dengan tips berikut ini, antara lain:

1. Mencatat keuangan rumah tangga dengan baik

Ini perlu Anda lakukan agar bisa merencanakan kebutuhan rumah tangga sesuai dengan kemampuan keuangan Anda. Jadi jangan sampai besar pasak dari tiang, artinya jangan sampai pengeluaran lebih besar dari gaji yang Anda dapatkan.

2. Membuat daftar belanja agar tidak boros

Jika membuat daftar belanja, Anda jadi ada panduan barang yang betul-betul Anda perlukan. Jadi tidak akan membeli barang yang sia-sia atau tidak penting untuk Anda sekeluarga.

3. Lebih baik masak sendiri

Membeli barang mentah tentu harganya lebih murah daripada Anda sering jajan atau membeli makanan di luar.

4. Isi waktu senggang Anda dengan mencari peluang penghasilan tambahan

Anda tentu punya keahlian tertentu yang bisa digunakan untuk menambah penghasilan. Misalnya jika Anda punya kemapuan menulis, Anda bisa memanfaatkan waktu luang dengan menulis artikel untuk menambah penghasilan.

5. Manfaatkan diskon atau voucher belanja

Menggunakan kupon diskon atau promo untuk membeli bahan makanan dan barang kebutuhan lainnya dapat menghemat banyak uang, terutama jika Anda pintar mencari tempat belanja yang banyak menawarkan kupon. Saat ini, banyak supermarket yang menawarkan diskon untuk pembeli yang memiliki kartu pelanggan. Anda dapat mencari di internet untuk menemukan kupon produk favorit.

Sumber ilustrasi: nextren.grid.id

Sabtu, Februari 08, 2020

Mayra 17 tahun




Alhamdulillah. Kini tepat 17 tahun Si Sulung, Humayra Qurrata Aini kesayangan Papa Dedy Wicaksono dan Mama Ida. Semoga menjadi insan sholihah yang cemerlang dunia dan akhirat. Aamiin 😍😘 — merasa bersyukur.

Kamis, Januari 09, 2020

Paman Datang






Alhamdulillah sudah setahun pindah di rumah baru. Ada tamu istimewa nih, ada Paman datang dari Balikpapan. Banyak yang bilang Paman itu Abangnya Mama Ida. Padahal, Mama Ida itu Kakak Sulung dari Paman loh, usianya beda 5 tahun 😍

Rabu, Januari 08, 2020

Ketemu Tante Lina



Hari ini Si Bungsu menemani Mama Ida ketemu Tante Lina. Tante Lina adalah adik sepupu Mama Ida. Selain Tante Lina, banyak juga ketemu saudara yang lain seperti Toklong Muin, Nekde Tik, serta Tante Tya, istri Oom Wawan dan anak-anaknya yang lucu-lucu.


Jumat, Januari 03, 2020

Adik Baru




Sejak dulu, Si Bungsu ingin punya adik laki-laki dan perempuan. Alhamdulillah hari ini Allah kabulkan keinginannya, langsung dapat 2 adik perempuan dan 1 adik laki-laki. Terima kasih tante Rini dan tante Lita yang sudah berkenan membawa adik-adik baru untuk Labibah😍😘





Minggu, Oktober 06, 2019

Ikatan Batin Papa dan Labibah




"Ma ... Papa menggigil, badan meriang, dan pusing."

Pesan WA di jam kerja seperti ini langka saya terima. Pikiran langsung tertuju kepada Si Bungsu yang sedang berada di kaki gunung. Dia tak dibekali handphone dan tak bisa sembarang komunikasi dengan orang tua selain pada jadwal dan jatah waktu yang sudah ditentukan.

Belajar dari beberapa pengalaman, biasanya jika Si Bungsu sakit, Papanya juga ikut merasakan. Inilah yang membuat Mama Ida semakin gencar berdoa agar Si Bungsu selalu dalam lindungan-Nya.

Pada hari Rabu tersebut, Papa Dedy Wicaksono pulang lebih awal dari biasa, menjelang maghrib sudah di rumah. Padahal biasanya jam 9 atau 10 malam baru pulang. Mama rawat Papa sepenuh hati hingga keesokan hari tetap bisa ke kampus. Alhamdulillah.

Tiga hari berlalu ... Weekend telah tiba. Di awal pagi, kami menuju kaki gunung Salak menemui bidadari kecil kami. Ah benar saja. Sinyal ikatan batin antara Papa dan Si Bungsu terbukti lagi walaupun tanpa komunikasi teknologi canggih. Cukup lewat "kode sakit" yang dirasakan keduanya.

Kami bertemu ... Si Bungsu sedang dalam kondisi sakit, badannya panas dan wajahnya lesu. Pelukan hangat dan kecupan sayang kami berikan dengan segenap jiwa. Air mata mengalir membasahi pipi putri kecil kami. Dia mengatakan sudah sakit sejak Rabu lalu. Wah persis saat Mama Ida terima WA dari Papa Dedy.

Kami bawa ke klinik. Alhamdulillah beruntung dokternya enak diajak diskusi. Beberapa pertanyaan terjawab dengan tuntas untuk penyebab dan cara perawatan Si Bungsu agar segera pulih. Dokter memberikan beberapa jenis obat yang harus diminum sebelum dan setelah makan.Menurut dokter, sakit Si Bungsu akibat sering perut kosong dan badannya sering panas karena kurang minum air. Dokter meminta untuk menghindari makanan pedas, asam, dan yang digoreng.

Pulang dari dokter, kami ajak Si Bungsu mampir untuk "perbaikan" gizi dan membeli segala perlengkapan yang diperlukannya serta banyak makanan yang disukainya. Sepanjang bersama, mengalir cerita kesehariannya. Papa dan Mama selalu menanggapi dengan santai dan berusaha menghibur kegundahannya. Tawa lepas dan senyum bahagia tak pernah putus menghiasi bibir mungilnya.

Si Bungsu ingin izin pulang ke rumah untuk beberapa hari. Papa Dedy memberi semangat agar tetap karena menurut dokter sakitnya tidak serius asal mau mengikuti pola makan dan minum yang dianjurkan dokter. Sebagai orang tua yang mencintainya, tentu kami berat melepaskannya berjuang menuntut ilmu dlaam kondisi yang sakit. Tapi kami yakin, Si Bungsu akan kuat dan selalu dalam lindungan-Nya.

Selanjutnya kami mengantar Si Bungsu kembali untuk berjuang di kaki gunung. Selamat belajar dengan penuh semangat bidadari kecil kesayangan kami .... Sehat selalu yaa sayangku...

Jumat, Agustus 09, 2019

Tips Menyimpan Daging Kurban agar Tahan Lebih Lama

Hari raya Idul Adha akan tiba. Biasanya ada stok daging kambing atau sapi yang lumayan banyak bagi mereka yang berkurban tahun ini. Nah agar tidak membusuk, lebih baik Anda harus tahu cara penyimpanan daging agar tahan lebih lama.

Dilansir food.detik.com (23/08/2018), Chef Ragil Imam Wibowo menyatakan bahwa cara menyimpan daging kurban terbaik adalah dimasukkan ke dalam plastik kedap udara dan disimpan di freezer kualitas daging tidak terkontaminasi dengan makanan lain yang ada di kulkas.

Sumber ilustrasi: tribunnews.com

Yuk intip tips cara penyimpanan daging kurban agar awet dan tetap berkualitas baik ketika dikonsumsi seperti dilansir situs doktersehat.com (09/08/2019), antara lain:

  • Anda perlu perhatikan bahwa wadah yang digunakan harus bersih dan kedap udara atau tertutup. Hal ini penting agar daging tetap bersih dan cairan dari daging mentah tidak mengontaminasi bahan makanan lain saat penyimpanan.
  • Cara menyimpan daging di kulkas yang benar, Anda harus segera memotong daging dan meletakkan dalam wadah bersih kedap udara. Lebih baik lagi jika Anda memotong-motong daging dan membaginya dalam wadah-wadah untuk ukuran satu saji atau satu kali masak, sehingga daging yang diambil adalah daging yang diperlukan saja dan daging lainnnya bisa tetap terjaga kualitasnya.
  • Kebanyakan orang menganggap mencuci daging akan membuatnya bersih. Faktanya, Anda tak perlu mencuci daging saat akan disimpan di kulkas. Selain tidak dianjurkan mencuci daging, hal ini justru membuat kadar air dalam daging meningkat dan menyebabkan paparan dengan mikroba yang lebih besar.
  • Hal ini penting agar daging beku yang tetap terjaga kualitasnya ketika dicairkan. Jangan mencairkan daging beku di suhu ruang karena rentan terkontaminasi bakteri. Selain itu, jangan pula membekukan daging yang telah dicairkan sebelumnya.
Sumber ilustrasi: food.detik.com

Itulah tadi tips cara penyimpanan daging kurban agar awet dan tetap berkualitas baik ketika dikonsumsi. Setelah mengetahui informasi ini, bagaimana menurut pendapat dan pengalaman Anda? Yuk silakan sharing di kolom komentar ya.