Kamis, September 19, 2013

Anniversary 12





Alhamdulillah. Hari ini, 19 September 2013, merupakan hari ulang tahun pernikahan (anniversary) ke-12 bagi Papa Dedy dan Mama Ida.

Tiada yang terlalu istimewa. Menjelang detik pergantian hari, Papa Dedy tetap menyelesaikan dan mengoreksi paper dari salah satu student-nya. Mama menemani, sembari sekali-kali memijat kaki dan tangan Papa Dedy yang letih seharian bekerja. Kami sambil bercerita mengenang apa yang kami lakukan 12 tahun lalu.

Papa Dedy dipakaikan inai sama adik perempuan satu-satunya, Tante Dida.
Sedangkan Mama Ida, ditemani Nek Ani, Tante Ana, dan Umi Yanti mempersiapkan acara akad keesokan harinya.

Malam hari setelah pulang dari kampus, Papa dan Mama makan berdua di salah satu restoran Jepang  di dekat kampus papa. Cara sederhana, untuk mengenang masa bulan madu kami saat di Jepang.


Perjalanan 12 tahun ini, banyak suka duka kami lalu bersama.
Kini telah hadir MayFiLa, yang mewarnai kehidupan kami.

Semoga sakinah, mawadah, wa rahmah selamanya. Aamiin.

Jumat, September 06, 2013

Meet Aizawa Sensei



Alhamdulillah ... ikut senang tak terkira. Suami tercinta bisa bertemu kembali dengan pembimbingnya saat studi master di Tokyo, Jepang.

Yuk, kita saksikan senyum bahagia dari keduanya pada foto di atas :)


Berikut catat dari suami tercinta: 

6th September 2013 was filled with mainly only one program, to visit my Big Sensei, AIZAWA Masuo Sensei. We checked out our hotel at Mito, Ibaraki-ken, and took train to central Tokyo, to Chiyoda district. Aizawa-sensei, after retirement from his position as President of Tokyo Institute of Technology (Titech) has taken several position within the Japan Prime Minister Cabinet Office. He is now the counsellor to the President of Japan Science and Technology (JST), a body involved in planning and implementation of Science and Technology policy in Japan. — in Chiyoda-ku, Japan.

Selasa, September 03, 2013

Sakura, Sampaikan Salam Rindu




Awal September, 1-8 September 2013, Papa Dedy mendapat tugas dari kampus UTM untuk survei alat di tiga universitas yang berada pada tiga kota di negeri Sakura, Jepang. Osaka menjadi kota tujuan utama. Kemudian Kyoto dan terakhir ke wilayah  Tokyo.


Selama bekerja di UTM, Papa memang sering pergi ke luar kota, seperti Melaka, Perak, Kuala Lumpur, Penang, Kucing, ataupun ke Bandung dan Jakarta dalam rangka penelitian, publikasi, serta berbagi ilmu.

Ada yang berbeda pada tugas kali ini, karena selama 3 tahun kami di Malaysia, baru kali ini Papa pergi selama 8 hari ke luar negeri. Biasanya hanya 1-5 hari saja. Jadi bisa dibayangkan, rasa rindu yang MayFiLa dan Mama alami ...

Papa ada mengirim sms, alamat dan no telepon hotel tempat menginap selama di Jepang. Tetapi kami tidak ingin mengganggu konsentrasi kerja Papa. Kami takut Papa jadi khawatir terhadap kami.

Biarlah rindu ini kami pendam ...
Hai Sakura, sampaikan salam rindu kami buat Papa ...
Semoga segala urusan Papa dipermudah, dilancarkan, dan selalu dalam perlindungan-Nya ... Aamiin